BERITA EKSEKUTIFKatinganProvinsi Kalteng

Saiful Minta Penanganan Korban Kebakaran Kasongan Mengedepankan Kemanusiaan

×

Saiful Minta Penanganan Korban Kebakaran Kasongan Mengedepankan Kemanusiaan

Sebarkan artikel ini
FOTO : Bupati Katingan Saiful, saat memimpin rapat koordinasi bersama lintas sektor.

KASONGAN, KaltengConnection.com – Pemerintah Kabupaten Katingan menegaskan komitmennya untuk memastikan penanganan warga terdampak kebakaran di Pasar Lama Kasongan berjalan optimal melalui koordinasi lintas sektor yang digelar di Rumah Jabatan Bupati, Rabu (17/2/2026). Rapat tersebut dipimpin langsung Bupati Katingan, Saiful, bersama jajaran perangkat daerah terkait.

Pertemuan tersebut dihadiri Camat Katingan Hilir, Lurah Kasongan Lama, serta unsur Forkopimda guna mengevaluasi hasil pendataan korban sekaligus merumuskan langkah pemulihan yang dapat segera dilaksanakan.

Dalam arahannya, Saiful menegaskan bahwa penanganan korban tidak hanya berfokus pada bantuan materi, tetapi juga harus mengedepankan aspek kemanusiaan serta kepastian masa depan masyarakat terdampak.

“Kita harus hadir di tengah masyarakat dengan solusi nyata, bukan hanya bantuan sesaat, tetapi juga kepastian bagi mereka untuk kembali menjalani kehidupan,” jelas Saiful.

Berdasarkan laporan rapat, pendataan korban telah dilakukan secara menyeluruh dengan mencakup jumlah keluarga terdampak, kerusakan tempat tinggal, serta kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi oleh pemerintah daerah.

Saiful juga mengingatkan pentingnya keseragaman data agar tidak menimbulkan perbedaan informasi di lapangan. Dia meminta seluruh pihak terus berkoordinasi sehingga proses penyaluran bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Data harus sama dan terverifikasi agar tidak terjadi kekeliruan dalam penyaluran bantuan. Ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Selain bantuan darurat, pemerintah daerah mulai mempertimbangkan langkah pemulihan jangka menengah, termasuk opsi relokasi maupun perbaikan hunian di lokasi semula dengan memperhatikan keamanan dan kesiapan fasilitas pendukung.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga mengungkapkan bahwa donasi dari berbagai pihak telah mencapai sekitar Rp362 juta. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung kebutuhan mendesak sekaligus membantu proses pemulihan korban secara bertahap.

Saiful memastikan seluruh bantuan yang diterima akan dikelola secara transparan dan akuntabel agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

“Pengelolaan bantuan harus terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga masyarakat merasa tenang dan percaya terhadap proses yang kita jalankan,” tandasnya.

Pemerintah Kabupaten Katingan berharap hasil koordinasi tersebut dapat segera melahirkan keputusan konkret sehingga masyarakat terdampak memperoleh kepastian serta dukungan berkelanjutan dalam proses pemulihan pascakebakaran. (KCM)