BERITA EKSEKUTIFKatingan

Wabup Firdaus Tinjau Dampak Kebakaran di Desa Tumbang Gaei

×

Wabup Firdaus Tinjau Dampak Kebakaran di Desa Tumbang Gaei

Sebarkan artikel ini
FOTO : Wakil Bupati Firdaus, turun lokasi untuk meninjau kondisi warga terdampak bencana kebakaran.

KASONGAN, KaltengConnection.com – Musibah kebakaran yang melanda permukiman warga di Desa Tumbang Gaei, Kecamatan Bukit Raya, mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Kabupaten Katingan. Wakil Bupati (Wabup) Katingan, Firdaus, turun ke lokasi untuk meninjau kondisi warga terdampak, Minggu (8/3/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Firdaus melihat langsung kondisi rumah-rumah yang terbakar sekaligus berbincang dengan warga yang terdampak untuk mengetahui kondisi mereka setelah peristiwa tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 14.06 WIB di RT 01 Desa Tumbang Gaei. Dugaan sementara, api berasal dari kompor gas LPG di salah satu rumah warga yang kemudian dengan cepat menjalar ke rumah lainnya.

Akibat kebakaran tersebut, sebanyak 10 unit rumah warga terdampak. Delapan rumah dilaporkan hangus terbakar dan mengalami kerusakan berat, sementara dua rumah lainnya mengalami kerusakan ringan karena sempat dilakukan pemadaman oleh warga sekitar.

Peristiwa ini berdampak pada 38 orang warga, termasuk dua balita dan tiga orang lanjut usia. Dalam kejadian itu satu warga mengalami luka ringan, sedangkan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Firdaus menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga Desa Tumbang Gaei. Dia juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dalam penggunaan api di lingkungan rumah tangga.

“Api kecil bisa menjadi teman, tetapi ketika sudah membesar bisa menjadi lawan. Oleh karena itu masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati, termasuk tidak membiarkan anak-anak menggunakan kompor sendirian tanpa pengawasan orang tua,” kata Firdaus.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Katingan juga menyerahkan bantuan sementara kepada warga terdampak berupa sembako, peralatan dapur, serta bantuan uang tunai. Dia juga meminta pihak kecamatan dan pemerintah desa segera melakukan pendataan serta membentuk satuan tugas untuk mengelola bantuan dari berbagai pihak agar penyalurannya dapat berjalan tertib dan tepat sasaran. (KCM)

error: Content is protected !!