KASONGAN, KaltengConnection.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan mulai mengkaji secara serius kesiapan daerah untuk menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Hal ini dibahas dalam kegiatan silaturahmi bersama organisasi keagamaan yang digelar di Rumah Jabatan Bupati Katingan, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Katingan, Saiful, dan dihadiri oleh para tokoh agama serta perangkat daerah terkait. Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam merumuskan kesiapan daerah secara menyeluruh.
Dalam forum tersebut, berbagai aspek menjadi perhatian, di antaranya kesiapan sumber daya manusia, dukungan anggaran, serta sarana dan prasarana penunjang pelaksanaan MTQ. Para peserta juga menyampaikan sejumlah masukan guna memastikan kegiatan dapat berjalan dengan baik jika Katingan ditetapkan sebagai tuan rumah.
Selain itu, pengalaman Kabupaten Katingan saat pernah menjadi tuan rumah MTQ sebelumnya turut menjadi bahan evaluasi. Hal ini dianggap penting sebagai pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan ke depan.
Bupati Katingan, Saiful, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan, melainkan mengedepankan kajian yang komprehensif.
“Kita harus melihat secara menyeluruh, mulai dari kesiapan teknis hingga kemampuan daerah. Jangan sampai kita memaksakan diri tanpa perencanaan yang matang,” jelas Saiful.
Dia juga menyampaikan bahwa penyusunan rancangan kegiatan akan menjadi dasar utama dalam menentukan langkah selanjutnya.
“Rancangan ini penting sebagai acuan kita untuk mengetahui kebutuhan riil di lapangan. Nantinya akan kita koordinasikan dengan pemerintah provinsi sebagai bahan pertimbangan bersama,” jelasnya.
Menurutnya, dukungan dari seluruh pihak, terutama tokoh agama dan masyarakat, menjadi faktor penting dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ jika Kabupaten Katingan dipercaya sebagai tuan rumah. (KCM)
