KASONGAN, KaltengConnection.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan menyatakan kesiapan dalam menyinkronkan data penerima Kartu Huma Betang Sejahtera dan Bantuan Presiden menyusul digelarnya Rapat Sosialisasi Implementasi program tersebut, Rabu (25/2/2026). Rapat diikuti langsung Wakil Bupati Katingan, Firdaus, secara daring dari Media Center Pemkab Katingan.
Sosialisasi dipusatkan di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah, dan dipimpin Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, serta dihadiri seluruh kepala daerah kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah. Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk memastikan keseragaman teknis pelaksanaan program di seluruh wilayah.
Dalam arahannya, Gubernur menekankan bahwa program bantuan tersebut harus dilaksanakan dengan prinsip tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Ia mengingatkan agar tidak terjadi perbedaan penafsiran di lapangan yang berpotensi menghambat distribusi bantuan.
“Kita ingin program ini berjalan tanpa kendala. Karena itu, seluruh daerah harus memiliki pemahaman yang sama terkait mekanisme penyaluran serta validasi data penerima,” tegas Gubernur.
Rapat juga membahas target waktu penyaluran bantuan yang direncanakan mulai awal Maret dan paling lambat H-5 sebelum Hari Raya Idulfitri. Pemerintah provinsi berharap bantuan tersebut dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran.
Wakil Bupati Katingan Firdaus, menyampaikan bahwa Pemkab Katingan akan segera menindaklanjuti hasil sosialisasi dengan memperkuat koordinasi antar perangkat daerah, khususnya dalam proses verifikasi dan pemutakhiran data penerima.
“Kami siap mengawal proses pendataan hingga distribusi di lapangan. Validasi data menjadi prioritas agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” jelas Firdaus.
Melalui sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, implementasi Kartu Huma Betang Sejahtera dan Bantuan Presiden diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah menjelang hari besar keagamaan. (KCM)













