KASONGAN, KaltengConnection.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan terus berupaya mengoptimalkan kinerja pemerintahan dan pelayanan publik, yang tercermin dalam penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Katingan, Firdaus, saat membacakan pidato pengantar LKPJ dalam Rapat Paripurna Ke-8 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026 di DPRD Katingan, Senin (30/3/2026).
Dalam penyampaiannya, Firdaus menegaskan bahwa LKPJ merupakan bagian penting dari mekanisme evaluasi kinerja pemerintah daerah, sekaligus bentuk transparansi kepada masyarakat.
Dia juga menyampaikan bahwa laporan keuangan yang dipaparkan masih bersifat sementara karena masih dalam tahap pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Capaian yang kami sampaikan ini merupakan gambaran kinerja sementara, yang nantinya akan disempurnakan setelah hasil audit resmi diterbitkan,” ucapnya.
Firdaus menjelaskan, pendapatan daerah Kabupaten Katingan Tahun Anggaran 2025 ditargetkan lebih dari Rp1,3 triliun dengan realisasi mencapai 94,46 persen. Pendapatan tersebut didominasi oleh dana transfer yang mencapai lebih dari Rp1,2 triliun.
Selain itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi lebih dari Rp90,3 miliar, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah mencapai lebih dari Rp9 miliar.
Dari sisi belanja, Pemerintah Kabupaten Katingan menetapkan anggaran lebih dari Rp1,4 triliun dengan realisasi sekitar 94,39 persen atau lebih dari Rp1,3 triliun.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah daerah berjalan cukup baik dan terarah.
Selain aspek keuangan, Pemerintah Kabupaten Katingan juga terus memperkuat kualitas sumber daya manusia aparatur. Hingga akhir tahun 2025, jumlah aparatur sipil negara (ASN) mencapai 6.421 orang dengan mayoritas berpendidikan sarjana.
Firdaus menegaskan bahwa peningkatan kompetensi ASN menjadi prioritas melalui program pendidikan, pelatihan teknis, serta pengembangan karier.
“Dengan aparatur yang kompeten, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal dan profesional,” pungkasnya. (KCM)
