BERITA EKSEKUTIFKatingan

Simulasi TTE dan Srikandi, Langkah Nyata Pemkab Katingan Percepat Digitalisasi Birokrasi

×

Simulasi TTE dan Srikandi, Langkah Nyata Pemkab Katingan Percepat Digitalisasi Birokrasi

Sebarkan artikel ini
FOTO : Suasana pelaksanaan Simulasi TTE dan Srikandi dari Diskominfostandi di aula kantor Dinas PMD Katingan.

KASONGAN, KaltengConnection.com – Transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan terus dipercepat melalui berbagai langkah konkret. Salah satunya dengan pelaksanaan simulasi penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE) dan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) yang digelar Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi), Rabu (1/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Katingan ini diikuti oleh 20 Aparatur Sipil Negara (ASN). Simulasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur dalam mengelola administrasi pemerintahan berbasis digital.

Kepala Diskominfostandi Kabupaten Katingan, Hotden Manto Manalu, menyampaikan bahwa penerapan teknologi digital merupakan bagian dari reformasi birokrasi yang harus terus didorong di seluruh perangkat daerah.

“Digitalisasi administrasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Melalui simulasi ini, kami ingin memastikan ASN mampu menggunakan Tanda Tangan Elektronik dan aplikasi Srikandi dengan baik dalam menunjang tugas sehari-hari,” ujarnya.

Menurutnya, penggunaan TTE dan Srikandi tidak hanya mempercepat proses administrasi, tetapi juga meningkatkan keamanan serta keabsahan dokumen pemerintahan.

Dalam kegiatan tersebut, tim dari Bidang Statistik dan Persandian yang dipimpin oleh Ahmad Kasmiran memberikan materi sekaligus pendampingan teknis kepada peserta. Mereka memaparkan tata cara penggunaan TTE, termasuk aspek keamanan dokumen digital.

Selain itu, peserta juga melakukan praktik langsung penggunaan aplikasi Srikandi, mulai dari pembuatan surat, pengelolaan surat masuk dan keluar, hingga proses disposisi secara elektronik.

Hotden berharap, melalui kegiatan ini seluruh ASN di lingkungan DPMD dapat segera mengimplementasikan sistem administrasi digital secara optimal.

“Dengan pemanfaatan teknologi ini, kita berharap tercipta tertib administrasi yang lebih baik serta pelayanan publik yang semakin cepat dan efisien,” tutupnya. (KCM)