KASONGAN, kaltengconnection.com – Kemampuan anak-anak tampil sebagai pembawa acara, memimpin doa hingga menampilkan berbagai pertunjukan seni menjadi bukti keberhasilan TK Negeri Pembina 2 Katingan Hilir dalam menanamkan kemandirian dan rasa percaya diri kepada peserta didiknya.
Hal tersebut terlihat pada kegiatan Pelepasan dan Pentas Seni Anak Didik Kelompok B Tahun Pelajaran 2025/2026 yang dilaksanakan, Kamis (18/6/2026). Kegiatan itu dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Katingan melalui Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan, Ni Gusti Ayu Putu Eka Purnamandari, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Katingan Kamala Rain, perwakilan Kodim 1019/Katingan, serta para orang tua murid.
Kepala TK Negeri Pembina 2 Katingan Hilir, Sumarni, mengatakan pendidikan anak usia dini tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca, menulis dan berhitung, tetapi juga membentuk karakter serta keberanian anak dalam bersosialisasi.
Menurutnya, berbagai penampilan yang ditunjukkan anak-anak dalam kegiatan tersebut merupakan hasil latihan dan pembiasaan yang dilakukan selama proses belajar mengajar di sekolah.
“Hari ini kita bisa melihat sendiri, mulai dari pembawa acara, pembacaan doa hingga pembagian bingkisan dilakukan oleh anak-anak. Kami ingin mereka belajar mandiri dan berani tampil di depan banyak orang,” ujarnya.
Dia menjelaskan, pada tahun ajaran 2025/2026 sebanyak 21 anak didik dinyatakan lulus dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Dasar. Sementara minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di TK Negeri Pembina 2 terus meningkat dengan jumlah pendaftar baru mencapai 45 orang.
Meski demikian, pihak sekolah masih menghadapi keterbatasan sarana dan ruang belajar. Bahkan, satu ruang kelas harus dibagi menjadi dua untuk memenuhi kebutuhan proses pembelajaran.
“Kami berharap ke depan fasilitas pendidikan dapat semakin ditingkatkan sehingga lebih banyak anak yang dapat memperoleh layanan pendidikan usia dini dengan nyaman,” katanya.
Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Katingan, Kamala Rain, menekankan bahwa pendidikan karakter harus dimulai dari lingkungan keluarga. Menurutnya, orang tua memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk kebiasaan dan perilaku anak.
“Anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga. Karena itu, apa yang dilakukan orang tua akan menjadi contoh bagi mereka. Biasakan anak untuk berkata sopan, menghormati orang lain, serta mengucapkan terima kasih dan meminta maaf,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Katingan melalui Kabid Pembinaan Ketenagaan, Ni Gusti Ayu Putu Eka Purnamandari, memberikan apresiasi kepada seluruh guru yang telah bekerja keras mendidik dan membimbing anak-anak selama ini.
“Guru PAUD memiliki tugas yang sangat mulia karena menjadi bagian penting dalam membangun pondasi karakter anak. Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan kepada generasi penerus bangsa,” ucapnya.
Dia berharap anak-anak yang dilepas pada tahun ini dapat terus mengembangkan kemampuan dan karakter positif yang telah diperoleh selama belajar di TK. Dengan dukungan orang tua dan sekolah, mereka diyakini mampu meraih prestasi pada jenjang pendidikan berikutnya. (KCM)












