KASONGAN, KaltengConnection.Com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan terus memperkuat pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah musim kemarau yang masih berlangsung.
Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Evaluasi Pencegahan dan Penanganan Karhutla yang dipimpin Wakil Bupati Katingan, Firdaus, di Ruang Rapat Bupati Katingan, Kamis (10/9/2026).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Katingan, Yobie Sandra, mengatakan curah hujan mulai menurun sejak Juli dan semakin rendah pada Agustus hingga September. Kondisi ini membuat kewaspadaan terhadap karhutla perlu terus ditingkatkan.
“Curah hujan pada Juli sudah mulai rendah dan pada Agustus sampai September kondisinya sangat rendah. September ini kita masih perlu mewaspadai kondisi tersebut,” jelas Yobie Sandra.
Sekda Katingan, Christian Rain, meminta seluruh pihak memperkuat koordinasi, termasuk dalam pemenuhan sarana dan prasarana untuk menghadapi karhutla.
Menurutnya, kesamaan pemahaman sangat penting agar setiap pihak mengetahui tugas dan langkah yang harus dilakukan ketika terjadi kebakaran di lapangan.
Sementara itu, Wabup Katingan Firdaus berharap dunia usaha turut berperan dalam pencegahan dan penanganan karhutla. Dukungan tersebut diharapkan dapat dipersiapkan sejak awal, bukan hanya ketika kondisi sudah darurat.
“Kami sangat berharap peran dan kerja sama dari dunia usaha yang bekerja di Kabupaten Katingan. Kalau bisa, bantuan dan dukungan itu kita siapkan bersama sejak awal,” kata Firdaus.
Rapat tersebut juga membahas peningkatan koordinasi, kesiapan personel dan sarana, partisipasi berbagai pihak, serta penanganan pascakarhutla. Kegiatan dihadiri unsur TNI-Polri, BPBD, sejumlah kepala perangkat daerah, serta pihak terkait lainnya. (KCM)












