HUKUM DAN KRIMINALKatingan

Ada Luka Mirip Goresan Benda Tajam, Polisi Selidiki Kematian Pria Di Perkebunan Kepala Sawit

×

Ada Luka Mirip Goresan Benda Tajam, Polisi Selidiki Kematian Pria Di Perkebunan Kepala Sawit

Sebarkan artikel ini
FOTO : Suasana temuan mayat laki-laki saat di evakuasi oleh Tim INAFIS Polres Katingan bersama personel Polsek Katingan Tengah.

KASONGAN, KaltengConnection.Com – Luka pada lengan kanan menjadi salah satu temuan awal polisi dalam penyelidikan penemuan mayat laki-laki di perkebunan kelapa sawit Desa Batu Badinding, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan. Hingga kini, penyebab kematian dan identitas korban masih belum diketahui.

Mayat tersebut ditemukan pada Minggu (19/10/2026) sekitar pukul 17.15 WIB. Perangkat Desa Batu Badinding, Sumida, pertama kali mengetahui keberadaan korban sebelum melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono melalui Kasat Reskrim AKP Jhon Digul Manra membenarkan penemuan tersebut. Setelah menerima laporan, petugas bersama Tim INAFIS Polres Katingan mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah membusuk. Polisi juga menemukan sejumlah barang berupa dua sandal berwarna merah dan hitam, topi merah muda, uang tunai Rp29 ribu, satu batang rokok, serta sebuah kunci rumah.

“Tim INAFIS Polres Katingan bersama personel Polsek Katingan Tengah kemudian mendatangi lokasi dan melakukan proses evakuasi terhadap korban untuk dibawa ke RS Pratama Tumbang Samba guna pemeriksaan lebih lanjut dan visum et repertum,” jelas AKP Jhon Digul Manra, Kamis (22/10/2026).

Meski terdapat luka yang menyerupai goresan benda tajam, polisi belum dapat memastikan apakah luka tersebut berkaitan dengan kematian korban. Kepastian penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis.

Penyidik telah mendata saksi dan mengumpulkan keterangan mengenai kronologi penemuan mayat. Koordinasi dengan tenaga kesehatan dan pemerintah desa juga dilakukan untuk membantu mengidentifikasi korban.

Satreskrim Polres Katingan masih mendalami kasus tersebut guna memastikan identitas korban, penyebab kematian, serta ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam peristiwa itu. (redaksi)

error: Content is protected !!