KASONGAN, kaltengconnection.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan menggelar rapat koordinasi sebagai langkah awal mempersiapkan kunjungan kerja Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Katingan.
Rapat tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati Katingan, Kamis (21/5/2026), dipimpin Kepala Dinas Sosial Kabupaten Katingan, Robertus Pamuryanto, bersama Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan serta dihadiri sejumlah organisasi perangkat daerah terkait.
Dalam kunjungan kerjanya nanti, Menteri Sosial RI akan meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 23 Sekolah Rakyat Permanen Katingan sekaligus melaksanakan sosialisasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Sejumlah persiapan menjadi pembahasan dalam rapat tersebut, mulai dari kesiapan lokasi kegiatan, teknis penyambutan, pengaturan jadwal, hingga koordinasi antarinstansi guna mendukung kelancaran seluruh agenda yang telah direncanakan.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Katingan, Robertus Pamuryanto, mengatakan kunjungan Menteri Sosial RI menjadi kesempatan penting bagi daerah dalam memperkuat sinergi program sosial dan pendidikan antara pemerintah pusat dan daerah.
“Kami ingin memastikan seluruh persiapan berjalan optimal, karena kunjungan ini berkaitan langsung dengan program sosial dan pendidikan yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Selain itu, sosialisasi DTSEN juga penting agar data sosial ekonomi masyarakat semakin akurat dan tepat sasaran,” jelasnya.
Dia menjelaskan, validitas data sosial ekonomi memiliki peranan penting dalam mendukung efektivitas program bantuan pemerintah, sehingga diperlukan sinkronisasi data secara berkelanjutan agar program perlindungan sosial dapat tepat sasaran.
Selain menjadi agenda peninjauan program sosial, kunjungan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah dalam mendukung pembangunan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Katingan.
Pemkab Katingan berharap kunjungan kerja Menteri Sosial RI nantinya mampu memberikan manfaat nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan sosial, penguatan akses pendidikan, serta optimalisasi berbagai program bantuan sosial bagi masyarakat di daerah. (KCM)












